Bukan Cuma Fingerprint, Ini Jenis Sensor yang Disematkan di Smartphone Masa Kini

Smartphone itu memang makin lama makin canggih. Teknologi yang dibenamkan di dalamnya sudah bukan teknologi sembarangan lagi. Salah satu teknologi yang sudah pasti ada di smartphone zaman sekarang itu adalah teknologi sensor. Ada banyak sekali jenis sensor yang dibenamkan di dalam sebuah smartphone.

Sayangnya, mayoritas pengguna smartphone itu hanya paham mengenai fingerprint atau sidik jari saja ketika mendengar kata sensor. Padahal fingerprint barulah salah satu jenis sensor yang ada di dalam smartphone zaman sekarang. Lalu apa saja jenis sensor lain yang saat ini juga hampir selalu ada di dalam smartphone? Baca penjelasan lebih lengkap mengenai jenis-jenis sensor di smartphone tersebut di dalam artikel ini.

Ini 4 Macam Jenis Sensor yang Pasti Ada di Smartphone Masa Kini Selain Sensor Fingerprint

Kalau berbicara mengenai sensor yang disematkan di dalam smartphone, memang sebenarnya bukan hanya fingerprint saja.

pahami jenis sensor di smartphone selain fingerprint 1028x1028 » Bukan Cuma Fingerprint, Ini Jenis Sensor yang Disematkan di Smartphone Masa Kini

Masih ada banyak jenis sensor yang bisa ditemukan di dalam sebuah smartphone. Berikut adalah beberapa jenis sensor yang saat ini hampir selalu bisa ditemukan di dalam sebuah smartphone selain sensor fingerprint:

  1. Sensor accelerometer

Kalau sensor fingerprint itu masih belum selalu ada di semua jenis smartphone, berbeda halnya dengan sensor accelerometer.

Sensor accelerometer bisa dikatakan sebagai teknologi sensor primer yang pasti ada di semua jenis smartphone.

Apa fungsi dari sensor tersebut? Fungsi dari sensor accelerometer ini adalah untuk memberikan informasi pada CPU smartphone mengenai orientasi perangkat.

Dengan adanya sensor accelerometer ini, smartphone jaman sekarang bisa melakukan rotasi otomatis pada layar ketika pengguna memegang perangkat dalam orientasi portrait maupun landscape.

  1. Sensor proximity

Selain sensor accelerometer, sensor berikutnya yang juga pasti ada di semua jenis smartphone adalah sensor proximity.

Sensor proximity ini berbeda fungsinya dengan sensor accelerometer. Sensor proximity ini digunakan untuk mendeteksi apakah smartphone sedang digunakan untuk telepon atau tidak.

Ketika sensor proximity mendeteksi smartphone sedang digunakan untuk telepon, maka CPU akan secara otomatis mematikan layar agar daya baterai bisa lebih hemat.

Sensor proximity ini biasanya diletakkan di bagian atas layar, tepatnya di dekat speaker. Sensor proximity ini terdiri dari LED inframerah dan juga detector cahaya inframerah.

  1. Sensor cahaya

Teknologi sensor selanjutnya yang tidak hanya dibenamkan di smartphone kelas atas namun juga dibenamkan di smartphone kelas bawah adalah sensor cahaya.

Meskipun tidak begitu dikenal, namun dapat dipastikan sebenarnya fungsi dari sensor cahaya ini hampir digunakan oleh sebagain besar orang.

Sensor cahaya ini berfungsi untuk mendeteksi seberapa terang kondisi cahaya di area sekitar smartphone. Ketika sensor mendeteksi terlalu banyak cahaya di area sekitar, secara otomatis sensor akan mengirimkan informasi tersebut pada CPU.

Dengan mendapatkan informasi dari sensor cahaya tersebut, CPU smartphone akan menyesuaikan brightness layar agar bisa dilihat dengan lebih mudah oleh pengguna.

Selain itu, sensor cahaya ini juga berfungsi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan baterai dengan mengatur brightness layar sesuai dengan kondisi ruangan sekitar.

  1. Sensor suhu

Sensor terakhir yang dapat dipastikan terpasang di semua jenis smartphone masa kini adalah sensor suhu.

Berbicara mengenai sensor suhu ini memang bisa diaplikasikan dengan banyak cara di dalam sebuah smartphone. Ada yang menggunakan sensor suhu ini untuk bisa memberikan informasi mengenai suhu sekitar.

Ada juga yang menggunakan sensor suhu ini untuk mengukur berapa suhu perangkat itu sendiri. Namun yang pasti, semua smartphone menggunakan sensor suhu ini untuk mendeteksi adanya overheat pada perangkat.

Sensor suhu ini secara tidak langsung juga menjadi pengaman bagi pengguna smartphone. Pasalnya, ketika sensor mendeteksi adanya overheat, maka sensor akan memberikan informasi pada CPU.

Setelah itu, CPU biasanya akan secara otomatis melakukan restart pada smartphone untuk menurunkan suhunya. Selain itu, di beberapa smartphone mid range, sensor suhu ini juga bisa menghentikan proses charging ketika baterai dirasa mengalami overheat.

Sekarang sudah paham bukan bahwa sebenarnya teknologi sensor yang disematkan di dalam sebuah smartphone itu bukan hanya sensor fingerprint saja?