Begini Canggihnya Teknologi Pendingin yang Disematkan pada Smartphone Gaming

Selain digunakan untuk berkomunikasi, smartphone zaman sekarang juga mulai digunakan untuk bermain game. Oleh sebab itu, mulailah muncul istilah smartphone gaming beberapa tahun terakhir ini.

Smartphone gaming memang bukan seperti smartphone pada umumnya. Meskipun punya spesifikasi yang sama, di dalam smartphone gaming itu banyak fitur khusus yang tidak dimiliki di smartphone lain, bahkan pada smartphone kelas flagship sekalipun.

Salah satu hal yang dimiliki smartphone gaming itu adalah teknologi pendingin khusus. Pasalnya, tanpa pendingin khusus, dapat dipastikan smartphone gaming tidak akan bisa beroperasi semaksimal dan sestabil mungkin ketika digunakan untuk bermain game dalam jangka waktu yang cukup lama.

Lalu seperti apa saja contoh teknologi pendingin yang digunakan di dalam smartphone gaming itu? Bagi anda yang memang tertarik untuk mengetahui seperti apa teknologi pendingin yang disematkan di dalam smartphone gaming, anda bisa pelajari hal tersebut selengkapnya di dalam artikel ini.

Ini 4 Macam Teknologi Pendingin yang Digunakan di Smartphone Gaming Era Sekarang

Jika berbicara mengenai teknologi pendingin yang disematkan di dalam smartphone gaming, sudah pasti yang akan dibahas adalah smartphone yang memang dibuat untuk tujuan gaming.

kecanggihan teknologi pendingin pada smartphone gaming 1028x578 » Begini Canggihnya Teknologi Pendingin yang Disematkan pada Smartphone Gaming

Berikut ini adalah beberapa teknologi pendingin yang disematkan di beberapa smartphone gaming masa kini:

  1. Heat pipe dan lembaran tembaga

Tembaga memang adalah material yang dari dulu sudah cukup sering digunakan sebagai pendingin pada berbagai komponen elektronik. Pasalnya, tembaga adalah material yang bisa menyebarkan panas sehingga suhu komponen bisa lebih cepat turun.

Namun ketika diaplikasikan di dalam smartphone, material tembaga tersebut biasanya dibentuk menjadi pipa. Di dalam pipa tersebut dimasukkan sedikit cairan.

Setelah itu, pipa tersebut akan ditempelkan di komponen yang biasanya memiliki suhu paling panas di dalam smartphone. Ketika suhu naik, cairan di dalam pipa akan menguap dan mempercepat menurunkan suhu komponen.

Cairan yang menguap tetap akan berada di dalam pipa tembaga. Nantinya, uap tersebut akan kembali menjadi cairan.

Teknologi pendinginan tersebut biasa disebut dengan heat pipe. Saat ini memang sudah cukup jarang smartphone gaming yang menggunakan teknologi ini.

Pasalnya, heat pipe adalah teknologi pendinginan yang sudah dirasa cukup kuno. Yang masih menggunakan teknologi pendinginan tersebut adalah smartphone gaming besutan Razer.

  1. Kombinasi lempengan tembaga dengan kipas

Karena dirasa sudah terlalu kuno, maka mulai banyak produsen smartphone gaming yang berlomba untuk menemukan satu teknologi pendingin yang lebih efisien dan tentunya lebih efektif lagi.

ZTE menerima tantangan tersebut dan menciptakan teknologi pendingin dari kombinasi lempengan tembaga dan kipas. Teknologi pendingin tersebut disematkan di dalam smartphone ZTE seri Nubia Red Magic.

Lempengan tembaga berfungsi untuk memindahkan panas komponen dan kipas membuang panas tersebut melalui ventilasi di bagian belakang dan juga di bagian samping smartphone.

  1. Liquid Cooling

Kombinasi lempengan tembaga dengan kipas memang bisa lebih efektif menurunkan panas jika dibandingkan dengan teknologi heat pipe yang digunakan di smartphone gaming Razer.

Namun hal tersebut masih menyimpan satu kelemahan yaitu suara bising dari kipas jika digunakan selama bertahun-tahun. Pasalnya, poros kipas pasti akan mengalami masalah keausan.

Oleh sebab itu, Xiaomi mencoba mengeluarkan teknologi pendingin baru yang disebut dengan liquid cooling system. Teknologi pendingin dari Xiaomi tersebut sudah diaplikasikan pada smartphone gamingnya yang bernama Black Shark.

Dengan menggunakan teknologi pendingin tersebut, Black Shark berhasil mendapatkan benchmark yang sangat tinggi. Hal tersebut disebabkan karena SoC Black Shark benar-benar bisa bekerja sangat maksimal tanpa mengalami peningkatan suhu yang berarti.

Menurut data, teknologi pendingin yang digunakan di smartphone Black Shark Xiaomi ini 20% jauh lebih efektif jika dibandingkan dengan penggunaan teknologi pendingin kuno seperti heat pipe.

  1. Vapor Chamber

Ketika ZTE, Xiaomi, dan juga Razer sudah membuat teknologi pendingin khusus untuk smartphone gamingnya, Asus juga tidak mau ketinggalan.

Smartphone Asus ROG juga menggunakan teknologi pendingin khusus yang disebut dengan Vapor Chamber. Berbeda dari rivalnya, Asus justru menggunakan sebagian besar interior smartphone untuk digunakan sebagai ruangan khusus untuk evaporasi.

Jadi di dalam casing Asus ROG terpasang lembaran tembaga untuk menyebarkan panas yang dihasilkan dari SoC.

Selain memiliki sistem pendingin khusus yang disebut dengan Vapor Chamber, Asus ROG juga dilengkapi dengan aksesoris kipas eksternal yang bisa makin mempercepat proses pendinginan SoC di dalam smartphone.

Kedepannya, kemungkinan besar akan ada makin banyak teknologi pendingin baru yang bakalan digunakan di smartphone gaming.

Pasalnya, kebutuhan mobile gaming tampaknya makin meningkat dan hal tersebut dipastikan akan membutuhkan teknologi pendingin yang lebih baik lagi dari yang sudah ada di masa sekarang.