Lebih Bagus Mana, Smartphone Dengan SoC Qualcomm atau Mediatek?

Saat mau membeli smartphone, SoC atau system on chip adalah hal pertama yang akan diperhatikan oleh banyak orang.

Kenapa system on chip dipastikan jadi hal pertama yang diperhatikan oleh mereka yang mau membeli smartphone baru? Karena SoC adalah bagian paling penting dari sebuah smartphone.

SoC yang dibenamkan di dalam sebuah smartphone akan menentukan seberapa bagus performanya diatas kertas.

Berbicara masalah SoC, mayoritas smartphone yang dijual di pasaran zaman sekarang memang didominasi oleh 2 macam SoC yaitu SoC besutan Qualcomm dan SoC besutan Mediatek.

Banyak yang mengatakan bahwa smartphone dengan SoC Qualcomm itu lebih baik. Namun tidak sedikit jumlah orang yang mengatakan smartphone dengan SoC Mediatek itu lebih baik karena tidak makan banyak RAM.

Sebenarnya, manakah yang lebih bagus? Apakah SoC Qualcomm lebih bagus dibandingkan dengan Mediatek? Ataukah sebaliknya? Cek penjelasannya lebih detail di dalam artikel ini.

Ini 4 Faktor yang Bisa Jadi Penentu Mana yang Lebih Baik Antara SoC Qualcomm dan Mediatek

Jika membicarakan mengenai mana yang lebih baik antara SoC smartphone Qualcomm dan Mediatek, memang tidak akan mudah untuk menentukannya.

perbandingan smartphone soc qualcomm dan mediatek 1028x540 » Lebih Bagus Mana, Smartphone Dengan SoC Qualcomm atau Mediatek?

Pasalnya, masing-masing SoC punya keunggulan dan juga kelemahan. Namun jika anda mau tau mana yang lebih baik untuk preferensi bila hendak beli smartphone baru, anda bisa menggunakan 4 faktor ini untuk menentukannya:

  1. Dari segi performa grafisnya

Faktor pertama yang bisa dijadikan sebagai pembanding mana yang lebih baik antara SoC Mediatek dengan Qualcomm adalah dari segi performa grafisnya.

Kalau dibahas mengenai performa grafisnya, memang SoC Qualcomm adalah yang lebih baik dari Mediatek.

Pasalnya, memang teknologi GPU Adreno yang disematkan di dalam SoC Qualcomm itu lebih baik performanya dibandingkan dengan GPU Mali di dalam SoC Mediatek.

Namun karena performa GPU SoC Qualcomm itu sangat bagus, sebagai dampaknya, kapasitas RAM yang tersisa biasanya sangat minim.

Pasalnya, GPU Adreno akan memakan kapasitas RAM smartphone ketika bekerja secara optimal. Sedangkan hal tersebut tidak akan terjadi pada SoC Mediatek.

Jadi jika anda memang fokus mau menggunakan smartphone untuk bermain game, maka pilihlah smartphone yang menggunakan SoC Qualcomm. Namun sekali lagi, pastikan juga kapasitas RAM smartphone besar karena nantinya akan terpangkas untuk GPU.

Jika anda hanya mau menggunakan smartphone untuk komunikasi dan membuka sosial media, pakai smartphone dengan SoC Mediatek karena lebih hemat konsumsi kapasitas RAM.

  1. Dari segi kualitas foto dan videonya

Selain dari segi grafisnya, SoC Mediatek dan juga Qualcomm itu juga bisa dibedakan dari teknologi yang dibenamkan di dalamnya.

Untuk masalah teknologi yang dibenamkan di dalam system on chip ini, sekali lagi, Mediatek harus mengakui kekalahannya pada Qualcomm.

Pasalnya, Qualcomm bisa dikatakan sebagai SoC yang didalamnya terdapat teknologi yang cukup lengkap.

Salah satu teknologi yang tersemat di dalam SoC Qualcomm adalah teknologi ISP atau Image Signal Processor.

Teknologi ISP ini akan sangat berpengaruh pada kualitas pengambilan foto dan juga video dengan menggunakan kamera smartphone.

Oleh sebab itu, jika tujuan anda membeli smartphone akan digunakan untuk fotografi dan juga videografi, lebih baik pilih smartphone yang menggunakan SoC dari Qualcomm.

  1. Dari segi inovasi

Faktor berikutnya yang juga bisa dijadikan pembanding antara SoC Qualcomm dan Mediatek adalah dari segi inovasinya.

Untuk masalah inovasi ini, memang Qualcomm mau tidak mau harus sedikit mengalah dengan Mediatek.

Pasalnya, Mediatek sudah melakukan 2 inovasi lebih dulu dengan meluncurkan SoC True Octa Core yaitu seri MT6592. SoC Mediatek tersebut benar-benar memiliki CPU 8 inti. Bukan seperti kebanyakan CPU di SoC sekarang yang dikatakan 8 inti padahal merupakan gabungan dari 2 CPU inti.

Selain sudah meluncurkan SoC dengan CPU True Octa Core, Mediatek juga sudah meluncurkan SoC dengan CPU Deca Core atau CPU 10 inti yaitu Mediatek Helio X20, Helio X23, Helio X25, Helio X27, dan juga Helio X30.

Dan salah satu dari SoC Deca Core dari Mediatek tersebut sudah dibenamkan di smartphone Xiaomi Redmi Note 4.

  1. Dari segi value

Faktor terakhir yang juga bisa dijadikan penentu mana yang lebih baik antara SoC buatan Qualcomm dan Mediatek bagi kebutuhan anda adalah dengan melihat dari segi value.

Jika anda memang mau membeli smartphone kelas premium, sudah dapat dipastikan jika smartphone dengan SoC Qualcomm adalah pilihan yang paling tepat karena sesuai dengan value.

Namun jika anda mau membeli smartphone mid range hingga entry level, sudah dapat dipastikan jika memilih smartphone yang membawa SoC dari Mediatek adalah pilihan yang paling tepat sesuai dengan value.

Kenapa? Karena SoC besutan Qualcomm kurang begitu bagus di seri bawah. Sedangkan SoC buatan Mediatek memang terkenal unggul untuk masalah value ini.

Jadi bagaimana? Sekarang sudah sangat paham bukan mana yang lebih baik antara SoC Qualcomm dan Mediatek bukan? Yang pasti, baik buruknya SoC di dalam sebuah smartphone itu tidak bisa ditentukan secara umum.

Pasalnya, semua itu tergantung dari banyak faktor. Bahkan dalam kasus tertentu saja, satu orang bisa menyatakan keduanya merupakan SoC yang terbaik dengan mencoba menggunakan 2 smartphone yang berbeda spesfiikasi dan kelasnya.